Sinopsis: Enam Mimpi

Enam Mimpi
Chiung Yao, 340hlm

“Tak satu pun laki-laki di dunia yang dapat dijadikan sandaran! Tak ada seorang laki-laki pun yang tidak menjadikan wanita sebagai barang mainannya! Jangan pedulikan laki-laki, jangan percaya kata-kata mereka yang semanis madu! Jangan terperdaya oleh bujuk rayu mereka!”

Seumur hidup, kata-kata inilah yang didengar tiga gadis cantik Nienchi, Nienyu, dan Nienchen. Ibu mereka yang pernah dikecewakan laki-laki bercita-cita agar mereka menjadi wanita-wanita mandiri yang berhasil dalam studi dan karier. Ia melarang mereka bergaul, apalagi sampai menjalin cinta dengan lelaki.

Namun cinta datang tidak diundang, mengharubirukan perasaan Nienchi yang ditaksir teman kuliahnya, Yang Yin. Nienchi tercabik-cabik antara perasaan cinta dan curiga pada laki-laki itu. Belajar dari pengalaman kakaknya, Nienyu membentengi dirinya dengan ilmu, sementara Nienchen mempermainkan pemuda-pemuda yang mencoba untuk mendekatinya.

Bagaimana nasib ketiga kakak beradik ini? Akankah cinta datang menghampiri mereka? Ataukah kisah mereka akan lebih tragis dari ibu mereka? Ikuti pula lima kisah lainnya yang tidak kalah menari dalam “Enam Mimpi”.

This entry was posted in Chiung Yao, Sinopsis Buku and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s