Sinopsis: Kisah Cinta si Burung Camar

Kisah Cinta si Burung Camar
Chiung Yao

Bagi Yu Mukui, seorang wartawan yang memiliki hidung berit paling sensitif, cinta adalah perasaan paling agung yang tidak boleh sembarangan dipermainkan. Karena itulah dia tetap membujang hingga usianya yang ke-30.

Sementara itu, bagi Yang Yushang, hidup ini hanyalah panggung sandiwara dan cinta adalah salah satu lakonnya. Dengan mudah dia mengaduk-aduk emosi pria-pria yang berusaha mendekatinya.

Walaupun berbeda pandangan dalam hal cinta, mereka berdua memiliki persamaan, yakni sama-sama angkuh, terlalu percaya diri, dan keras kepala. Nah, apa jadinya kalau panah asmara justru membidik hati mereka berdua? Mampukah cinta menjembatani hati mereka? Ataukah mereka justru akan terjerat sandiwara cinta yang tiada usai?

About these ads
This entry was posted in Chiung Yao, Sinopsis Buku and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s